Investasi Properti: Pengertian, Jenis, Kelebihan dan Caranya

Investasi Properti: Pengertian, Jenis, Kelebihan dan Caranya

Bukan rahasia lagi, jika properti menjadi produk investasi atau penanaman modal yang menguntungkan. Bahkan tidak jarang, banyak yang orang menginvestasikan uangnya hingga bermiliaran rupiah pada investasi properti ini. Namun, tentu saja setiap investasi ada risikonya, termasuk penanaman modal di properti.

Bagi pemula, ini tentu saja menjadi PR tersendiri agar bisa untung dalam investasi properti. Oleh sebab itu, berikut akan diuraikan pengertian, jenis, keuntungan, kerugian, hingga cara investasi properti untuk pemula.

Pengertian Investasi Properti

Investasi properti adalah penanaman modal dengan memanfaatkan suatu properti, mulai dari rumah, tanah, ruko, dan lainnya demi mendapatkan keuntungan atas investasi tersebut.

Sedangkan secara umum, investasi properti ini ditujukan untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang, dengan cara menyewakan atau menjual properti tersebut dengan harga yang relatif lebih tinggi. 

Jenis Investasi Properti

Adapun beberapa jenis penanaman modal properti di Indonesia, antara lain meliputi:

1. Komersial

Sesuai namanya, investasi ini fokus untuk menghasilkan keuntungan dan tidak akan investor pergunakan sebagai tempat tinggal. Contohnya yaitu hotel, gedung perkantoran, dan sebagainya.

2. Residensial

Jenis investasi ini berbentuk perumahan, dengan tujuan untuk disewakan. Dari biaya sewa itulah nantinya investor bisa mendapatkan keuntungan.

3. Campuran

Investasi properti campuran merupakan gabungan dari kedua jenis investasi di atas, yang mana untuk tempat tinggal dan menjalankan usaha. Contoh investasi ini yaitu ruko. 

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Properti

Berikut ini kelebihan dan kekurangan penanaman modal properti yang bisa Homers jadikan bahan pertimbangan sebelum memilihnya.

Kelebihan Investasi Properti

Berikut ini adalah kelebihan investasinya, yaitu seperti:

  1. Peluang untung yang besar, karena rata-rata kenaikan properti sekitar 10 persen per tahunnya. 
  2. Sebagai sumber passive income, terutama jika Homers menyewakannya kembali.
  3. Memiliki kontrol penuh terhadap produk investasi, sehingga lebih memudahkan Homers jika ingin mengubah aset kapan pun.
  4. Cocok untuk investasi jangka panjang, bahkan bisa diwarisi untuk anak cucu di masa depan.
  5. Bisa dijadikan jaminan, jika membutuhkan pinjaman ke bank.
  6. Tidak terpengaruh inflasi, sehingga potensi untung tetap ada. 

Kerugian Investasi Properti

Di samping memiliki sisi positif, investasi ini juga memiliki kerugian sebagai berikut: 

  1. Membutuhkan modal investasi yang besar, baik itu di awal pembelian hingga untuk perawatan. 
  2. Tidak bisa dicairkan dengan cepat, karena bergantung pada adanya pembeli atau tidak. Semakin mahal harga properti, maka biasanya akan semakin sulit dicairkan.
  3. Memerlukan biaya proteksi atau perlindungan yang tinggi, terutama jika terjadi bencana alam atau pencurian yang tidak terduga. 

Cara Investasi Properti untuk Pemula

Berikut beberapa tips penanaman modal properti yang bisa Homers terapkan, agar mendapatkan keuntungan maksimal.

1. Pilih Lokasi Properti yang Strategis

Lokasi properti adalah hal krusial, karena bisa mempengaruhi keberhasilan penanaman modal. Dalam hal ini, Homers sangat disarankan untuk memilih lokasi yang strategis, mudah dijangkau, dan dekat dengan pusat keramaian.

2. Mempersiapkan Dana Investasi

Selanjutnya, Homers bisa siapkan dana untuk investasi properti. Beberapa biaya yang perlu Homers persiapkan yaitu meliputi biaya tanda jadi, uang muka, angsuran, biaya asuransi, pajak properti, hingga biaya notaris. 

3. Riset Harga Pasar

Demi mendapatkan harga terbaik, Homers perlu meriset harga pasar. Namun, perlu diperhatikan bahwa harga pasar berbeda-beda tergantung dari lokasi properti. Di sini, Homers bisa riset melalui platform penyedia properti maupun terjun langsung ke lapangan. 

4. Pilih Developer Terpercaya

Jika berencana menggunakan jasa developer, maka sebaiknya pilih dengan reputasi yang baik. Homers bisa lihat dari ulasan pelanggan sebelumnya, atau meminta rekomendasi dari orang terpercaya.

5. Fasilitas yang Mumpuni

Sebelum menentukan pilihan, sebaiknya ketahui dulu fasilitas apa saja yang disediakan developer. Hal ini karena fasilitas juga bisa mempengaruhi harga jual properti ke depannya. 

6. Persetujuan KPR

Khusus yang tidak memiliki cukup modal untuk investasi, maka bisa coba persetujuan Kredit Pemilikan Ruamh (KPR) untuk meringankan pembayaran properti. Selain itu, adanya persetujuan ini juga membuat agen perumahan yakin untuk memberikan Homers kesempatan untuk membeli properti tersebut.

7. Pilih Tenor Sesuai Kemampuan

Bagi yang mengajukan KPR, pihak bank akan menawarkan berbagai macam tenor berkisar antara 5 sampai 10 tahun. Sebaiknya, Homers memilih tenor sesuai dengan kemampuan finansial.

8. Pastikan Ada Surat Pembelian Tanah

Selanjutnya, pastikan properti yang dibeli memiliki sertifikat tanah dan ada surat pembelian tanah. Ini penting, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan harga jual properti Homers tetap tinggi di masa depan.

9. Persiapkan Dana Tambahan

Dana tambahan seperti biaya cicilan KPD, biaya asuransi, biaya notaris, dan pajak juga perlu Homers persiapkan. Tujuannya untuk menghindari munculnya biaya-biaya tersebut selama proses pembelian properti nantinya. 

10. Waktu Serah Terima Unit

Setelah semua langkah sudah Homers lalui, tahap terakhir bisa langsung serah terima unit. Pastikan saat serah terima ini, surat-surat, metode pembayaran, dan hal-hal terkait pembelian sudah beres.

Tertarik Investasi Properti?

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan penanaman modal di properti tersebut, Homers bisa langsung putuskan sendiri untuk memilih tipe penanaman modal ini atau tidak. Pasalnya, Homers bisa menerapkan beberapa cara investasi tersebut untuk meraih keuntungan yang besar. 

Hal terpenting dalam investasi ini adalah ketepatan dalam memilih lokasi dan developer. Hal ini karena kedua tersebut bisa mempengaruhi kualitas dan harga properti di masa depan.

Bagi Homers yang hendak berinvestasi properti dengan lokasi yang strategis, maka Minhome sangat merekomendasikan Homers untuk memilih Gethome!

Sebagai informasi, Gethome tentu telah diapresiasi oleh Propertree Guru sebagai Best Townhouse Development (Greater Jakarta) dan diakui sebagai Developer Unggulan Bank Syariah Indonesia TBK.

Mau investasi properti yang aman dan menguntungkan jangka panjang? Gethome solusinya!

Sebagai tambahan, setiap ada project Gethome pasti ada program Bedah Rumah. Bedah Rumah adalah lembaga filantropi pertama di Indonesia yang fokusnya untuk membantu menciptakan hunian yang layak bagi kaum dhuafa.

Baca Selengkapnya: Tertarik Investasi Rumah atau Tanah? Yuk Intip Perbedaannya!

Investasi Properti: Pengertian, Jenis, Kelebihan dan Caranya
Next Post

No more post

You May Also Like