Baru Menikah, Begini 9 Tips Mudah Beli Rumah Pertama!

Baru Menikah, Begini 9 Tips Mudah Beli Rumah Pertama!

Beli rumah pertama bisa dibilang pengalaman yang susah-susah gampang. Di satu sisi, kamu merasa aman karena sudah memiliki dana yang memadai, tetapi disisi lain, ada perasaan was was dan bimbang, “Benarkah langkah ini yang diambil? Tepatkah membeli rumah di sini?” dan segudang kekhawatiran lain yang membuat kamu terkadang maju mundur untuk membeli rumah. 

Dengan pengalaman yang belum dimiliki sebelumnya, membeli rumah pertama juga ternyata memerlukan tahapan yang cukup banyak. Hal ini perlu dilakukan agar pembelian rumah tersebut legal dan diakui secara hukum dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Berbagai tahapan-tahapan inilah yang kadang membuat bingung siapapun yang ingin beli rumah pertama miliknya. 

1. Cari Tahu Harga Pasaran Rumah di Daerah Tersebut

Kamu bisa memastikan harga pasaran rumah di lingkungan tersebut dengan melihat berbagai iklan jual beli rumah di lokasi yang sama. Kamu juga bisa mengecek Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di Badan Pertanahan Nasional. Dengan demikian kamu bisa menerka-nerka. apakah harga yang ditawarkan pengembang sebanding dengan luas hunian yang kamu inginkan. Kamu juga bisa menghubungi agen spesialis properti untuk meminta bantuan apakah tepat membeli properti di lingkungan tersebut dengan harga yang ditawarkan pengembang. 

2. Tentukan Rumah Bekas atau Baru 

Pastikan kamu dan pasangan sudah mendaftarkan kelebihan dan kekurangan, baik dari pembelian rumah bekas maupun rumah baru. Bandingkan budget keduanya dan pilihlah yang paling menguntungkan kamu yah!

Baca Juga : Beli Rumah atau Bangun Rumah?

3. Memahami Skema Cicilan Bulanan

Beli rumah: pahami skema cicilan

Kalau kamu membeli rumah dengan KPR, pastikan kamu tidak hanya percaya pada harga yang tertera di iklan pengembang. Kamu harus pastikan biaya cicilan itu sudah termasuk nominal pajak dan asuransi rumah. Membeli rumah merupakan komitmen besar yang membutuhkan waktu lama, bisa belasan hingga puluhan tahun. Untuk itu, hitunglah secara saksama agar tidak menghadapi kredit macet di tahun-tahun mendatang.

4. Pahami Total Harga Akhir

Terkadang developer atau pengembang juga menyertakan bonus dalam rangka promosi pembelian rumah. Terkadang, developer juga membuka ruang negosiasi untuk potongan harga pembelian rumah. Untuk itu, penting bagi kamu dan pasangan untuk memastikan harga akhir yang harus dibayarkan saat closing. 

5. Pahami Risikonya Pembeliannya

Membeli rumah pertama sepaket pula dengan biaya perawatan dan perbaikan yang mungkin dihadapi saat ditempati. Untuk itu, pastikan kamu dan pasangan sudah yakin bahwa rumah yang akan kamu beli ini memiliki “garansi” developer untuk kerusakan-kerusakan tertentu. Kamu juga bisa memastikan bahan-bahan bangunan apa yang dipakai sehingga bisa memastikan kemampuan bangunan tersebut bertahan baik.  

6. Siapkan Dokumen Pengajuan KPR

Untuk mengajukan KPR beli rumah pertama, tentu saja ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan, mulai dari identitas KTP, Kartu Keluarga, slip gaji, serta berbagai dokumen lain yang dibutuhkan. Pastikan kamu tidak memiliki kredit macet sehingga saat BI melakukan pengecekan, pengajuan KPR kamu bisa diloloskan dengan mudah. 

7. Cari Tahu Reputasi Pengembang 

Tidak hanya menyukai konsep rumah yang ditawarkan, kamu dan pasangan juga harus mengetahui reputasi pengembang atau developer yang akan membangun rumahmu. Kamu bisa mencari tahu riwayat pembangunan proyek rumah-rumah sebelumnya, bisa juga bertanya dengan agen properti kepercayaanmu.

8. Pastikan Tipe Rumah Idaman

Beli rumah pertama apalagi pasca menikah, tentu saja harus memperhitungkan banyak hal. Selain alokasi keuangan, kamu dan pasangan juga harus memastikan apakah dengan luas tanah yang dipilih, sudah cukup untuk proses tumbuh kembang anak kedepannya. Pastikan juga desain dan arsitekturnya yang ramah anak sehingga tidak membahayakan tumbuh kembang anak. Jangan sampai karena kepincut harga murah, kamu terima desain dan arsitektur yang seadanya. Ujung-ujungnya kamu harus merenovasi dengan harga yang justru lebih besar. 

9. Alokasikan Dana untuk Mengisi Rumah

Saat beli rumah pertama, alokasikan dana untuk mengisi rumah dengan berbagai perabotan rumah tangga dasar, mulai dari kompor, kasur, kulkas, lemari, dan berbagai perabot rumah tangga lainnya. Kalau tidak bisa dilakukan dalam waktu bersamaan, kamu dan pasangan bisa kok mencicil untuk mengisi rumah. Utamakan beli perabot rumah tangga yang paling penting lebih dulu ya!

Setelah mempertimbangkan berbagai tips di atas, sudah siap beli rumah pertama untukmu dan pasangan?

You May Also Like